Minggu, 29 Januari 2012

LDII Barito Kuala dalam WEBSITE


Website LDII Barito Kuala telah beberapa tahun beroperasi, Alhamdulillah. Artinya, media online DPD LDII Kabupaten Barito Kuala itu masih eksis dan menjadi salah satu media LDII yang cukup leading di dunia maya.
Website berlabel LDII yang salah satunya adalah http://www.ldii-Barito Kuala.org. Sampai hari ini website LDII Barito Kuala menjadi satu-satunya media online LDII level Kabupaten yang sedang berkembang.
Untuk itu LDII Barito Kuala dalam pengembangan websitenya sangat memprioritaskan lahirnya konten-konten yang bermanfaat dan memberi informasi tentang banyak hal.
Membangun citra Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai ormas Islam di Indonesia yang diakui oleh masyarakat dan pemerintah sekaligus meluruskan persepsi masyarakat yang keliru tentang LDII. Dakwah Islam Quran Hadist melalui media Internet, menyebarluaskan dan mempopulerkan ilmu Quran Hadist dan metode pengajaran Quran Hadist yang dikembangkan oleh LDII.
Mengarahkan generasi muda pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ke arah positif.
LDII Barito Kuala lebih menitikberatkan pada segi dakwah Quran Hadist dan program-program ibadah interen seperti pengajian, khataman, nasehat agama, ibadah qurban dan lain sebagainya. Juga sedikit mencuplik berita tentang LDII sebagai organisasi yang biasanya berisi aktifitas seremonial dan protokoler.
Materi dakwah Quran dan Hadist adalah konten yang sesungguhnya paling benar dan paling netral sehingga setiap orang dapat menerima dan mau membaca. Sedangkan ketika ditampilkan profil LDII sebagai organisasi maka mulai-lah muncul sentimen-sentimen organisasi atau golongan yang justru menjadi sekat dan penghalang bagi masyarakat untuk menerima kebenaran Quran dan Hadist sebagai dasar utama agama Islam.
Diharapkan semua DPD dan DPW LDII se Indonesia dapat serius membangun citra organisasi melalui media internet, yang dapat mengimbangi sejuta halaman web tentang LDII yang tersebar di media maya itu. Internet adalah media informasi yang paling liberal dimana kebebasan berbicara sangat dijunjung tinggi.

Minggu, 08 Januari 2012

Warga LDII Barito Kuala ikut menyaksikan Peringatan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012


Acara Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012 dilaksanakan pada hari Rabu, tepat tanggal 4 Januari mulai pukul 09.00 wita. Selain upacara peringatan harijadi, juga akan diisi dengan penyerahan penghargaan dan penandatanganan beberapa proyek. Selain itu juga penampilan atraktif dari generasi muda Batola yang akan mengisi acara puncak ini. Banyak masyarakat yang jadi saksi kemeriahan acara puncak tersebur dengan datang ke seputaran Halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Marabahan, sampai di lapangan 5 Desember. Warga LDII Barito Kuala juga ikut beramai-ramai menyaksikan acara meriah tersebut.

Kamis, 29 Desember 2011

Pengajian Generus LDII

Generus LDII semuanya di anjurkan mengikuti pengajian semalam suntuk, yang di adakan di Masjid - mesjid LDII di masing - masing tempat pengajian. Acara ini diisi materi ceramah yang disampaikan oleh pengurus LDII. Termasuk di dalamnya ada pelajaran / pengajian ayat-ayat suci Al Quran dan Al Hadist yang di sampaikan oleh ustad/ulama setempat. Generasi Muda LDII yang nota bene penerus negeri ini, harus mampu dan mau melestarikan ajaran agama Islam ini. Sementara itu, LDII akan semakin meningkatkan dakwahnya baik dengan cara tulisan, lisan dan perbuatan yang di lestarikan oleh para Generasi muda yang ada sekarang ini.

Rabu, 28 Desember 2011

Ceramah Agama dari Ketua MUI di Mesjid LDII Kabupaten Tabalong (Tanjung)

Bahwa warna pelangi memang diciptakan Alloh bermacam warna sehingga tercipta suatu keindahan. Jika warna pelangi itu hanya satu warna apa namanya. Maka manusia tidak dapat menikmati indahnya warna pelangi. Demikian pula halnya dengan Islam. Bahwa umat Islam memang berbeda-beda, tetapi tentunya masih dalam bingkai Islam maka terjadi harmoni dan keindahan. Hal itu disampaikan Ketua MUi Kab.Tabalong KH.Abdullah Sabik saat memberikan ceramah agama pada warga LDII Tabalong. Lebih lanjut KH.Abdullah Sabik menyatakan bahwa khotbah Jum’at yang dibawakan oleh Khotib Sholat Jumat (Ust.Hifnie Rosadi) di Masjid Baitul Muchlisin menggunakan ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits-hadits Shohih.
Sementara itu dalam kesempatan terpisah Ketua DPD LDII Kab.Tabalong Suprasongko HS mengatakan bahwa pengajian-pengajian yang diadakan oleh LDII terbuka untuk umum. Materi yang dikaji adalah Al Qur’an dan Hadits dengan tenaga muballigh yang telah menempuh pendidikan di pondok pesantren. Hal itu disampaikan Suprasongko ketika membuka Asrama Qiroatussab’ah yang diadakan oleh DPD LDII Kab.Tabalong. sekitar 50 orang muballigh mengikuti asrama selama seminggu dengan pengajar Ust.Nurdiantoro, Ust.Amer Mutholib dan Ust.Akbar.

Senin, 12 Desember 2011

SDM Warga LDII Berpengaruh Bagi Pembangunan Daerah

Sebagai organisasi dakwah yang memiliki jaringan cukup luas, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan bangsa ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) V DPD LDII Kalsel di Aula Bappeda Kalsel, Sabtu (25/6/2011).

Menurutnya, LDII memiliki SDM yang mampu bersaing untuk dapat memecahkan permasalahan pengangguran, kemiskinan, dan kelestarian lingkungan. "Saya mengetahui LDII mampu berperan untuk bersama mendorong penuntasan permasalahan ini,"

Sementara itu, Ketua Umum DPD LDII Prof Dr Abdullah Syam, saat membuka Musda V LDII Provinsi Kalsel, mengakui, kualitas SDM sangat berpengaruh bagi kemajuan bangsa termasuk kemajuan daerah.

Permasalahannya, lanjut Abdullah, SDM Indonesia termasuk di Kalsel banyak terpengaruhi oleh budaya asing yang tidak sesuai dengan kearifan lokal daerah.

Beberapa diantaranya dapat melemahkan kualitas SDM adalah peredaran narkoba dan perilaku seks bebas. "SDM Kalsel harus terus ditingkatkan menjadi SDM yang religius menuju Kalsel yang sejahtera, berkembang, demokratis, aman dan damai," kata Abdullah di hadapan peserta dan undangan musda organisasi dakwah tersebut.

Terkait peredaran narkoba, Abdullah menilai sulit diberantas. Parahnya, narkoba juga mulai masuk rambah pelajar termasuk di Kalsel. Sehingga perlunya peran serta lembaga seperti LDII untuk mengurangi bahaya narkoba tersebut.