Rabu, 15 Maret 2017

KETUA DPD LDII KABUPATEN BARITO KUALA AUDENSI KE BADAN KESBANGPOL LINMAS

photo_2017-03-16_11-31-28Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Barito Kuala, Kamis (16/3/2017), mengadakan audensi dengan Badan Kesbangpol dan Limnas setempat. Berhadir saat itu Ketua LDII Kabupaten Barito Kuala, Bapak Mumpuni Lutfi,S.Pd, MM. Pertemuan tersebut dalam rangka Audensi atas kegiatan organisasi yang dilakukan di wilayah Barito Kuala.

Kepala Badan Kesbangpol , menyampaikan pihaknya berterima kasih atas kunjungannya, dan akan membantu peningkatan kegiatan organisasi LDII khususnya di wilayah Kabupaten Barito kuala, juga mengimbau kepada lembaga dan organisasi lainnya yang belum mendaftar dan mempunyai SKT dan berada di wilayah Barito Kuala agar segera mendaftarkan dan melakukan perpanjangan SKT lembaganya, untuk didata ulang di Kesbangpol dan Limnas setempat. Dalam waktu dekat Kesbangpol dan Limnas akan mendata ulang seluruh lembaga yang ada .
Apabila menemukan lembaga / organisasi yang sudah mati SKT-nya maupun belum terdaftar di Kesbangpol dan Limans, maka diambil sanksi sesuai aturan yang berlaku. “Kita juga mengingatkan kepada lembaga mana pun untuk menjaga suasana aman dan nyaman dan agar tidak mengeluarkan statemen yang dapat memicu suasana  yang tidak kondusif,” imbuhnya

Kamis, 09 Maret 2017

INFO MENGENAI SEKOLAH RUJUKAN BAGI PELAJAR LDII KABUPATEN BARITO KUALA

Ada 2 sekolah yaitu Mazaya Islamic Boarding School dan Sulton Aulia Boarding School.

Rabu, 08 Maret 2017

PENGURUS LDII KABUPATEN BARITO KUALA MENGHADIRI ACARA MUSWIL LDII PROPINSI KALIMANTAN SELATAN VI

Ada sebanyak 28 pengurus DPD, PC dan PAC LDII Kabupaten Barito Kuala turut serta dalam menghadiri acara Musyawarah Wilayah (Muswil) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) VI Propinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
17022437_10206354665183782_8724606924067058711_n
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di Aula Abdi Persada, Banjarmasin, Sabtu (25 Pebruari 2017).
Ketua Pelaksana Muswil LDII VI Bpk.Budiono mengatakan, sejumlah agenda dibahas pada Muswil tahun ini, diantaranya Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan LDII 2011-2016, menyusun rencana strategis lima tahun ke depan, rekomendasi LDII melihat kondisi bangsa saat ini, dan  pemilihan Ketua Umum LDII periode 2017-2022.
“Untuk peserta yang sudah registrasi sebanyak 304 lebih,” ucapnya.
Secara terpisah, Ketua LDII Pusat Prof Abdullah Syam berharap LDII tetap menjadi sebuah organisasi yang mengedepankan persatuan dalam sebuah NKRI. “Belakangan memang banyak ujian yang dihadapi bangsa ini. Namun kita harus tetap bersatu menjaga kedaulatan negara,” tuturnya.
Muswil ini merupakan salah satu bentuk dari pengimplementasian proker LDII berupa peningkatan kerjasama dalam upaya penciptaan lingkungan yang lebih kondusif untuk pelaksanaan dakwah islam.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 304 orang, peserta Muswil akan diberi pembekalan dari beberapa narasumber, yakni Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel, serta Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel.
Adapun agenda yang dilaksanakan pada Muswil VI adalah, menilai laporan pertanggung jawaban Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kalsel 2011-2017, menetapkan Rencana Strategis (Renstra) DPW LDII Kalsel 2017-2022, memilih dan menetapkan Ketua DPW LDII Kalsel 2017-2022.
Muswil VI LDII Kalsel Di Banjarmasin
Serta, menetapkan pernyataan/rekomendasi Muswil VI LDII Kalsel 2017, dan menetapkan tim formatur Muswil VI LDII Kalsel 2017 untuk memilih, menyusun dan menetapkan susunan dan personalia DPW LDII Kalsel 2017-2022.

Minggu, 19 Februari 2017

AUDENSI PENGURUS DPD LDII KABUPATEN BARITO KUALA PADA PEMENANG CALON BUPATI 2017


MENJELANG perhelatan Musyawarah Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Propinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 25 dan 26 Pebruari 2017 di Banjarmasin. Para Pengurus LDII Kabupaten Barito Kuala,  menyempatkan diri Audensi dan bertatap muka dengan Pasangan Calon Bupati Barito Kuala  Ibu Noormiliyani Aberani Sulaiman yang menang pada Pilkada Barito Kuala yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Pebruari 2017
Dalam audiensi, Ketua LDII Kabupaten Barito Kuala berhalangan hadir dikarenakan ada undangan acara di aula Polres Barito Kuala, sehingga di wakilkan kepada Sekretaris LDII Bapak H.Poniran,SKM. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah 18 orang dari perwakilan PC dan PAC se Kabupaten Bartio Kuala.  Ibu Noormiliyani mendukung pelaksanaan Muswil LDII.


H.Poniran menyatakan, LDII perlu berkomunikasi dengan Pemerintah  agar program LDII bisa bersinergi . “Tanpa dukungan moril dari Pemerintah, kita sulit berkembang. Kegiatan LDII perlu dibackup pemerintah, bisa berupa dukungan dana,” katanya diwaktu audiensi.
Adapun  Ibu Noormiliyani menyatakan selalu mendukung program LDII.

KERJA BAKTI WARGA LDII YANG BERADA DI KECAMATAN MEKARSARI KABUPATEN BARITO KUALA

Masyarakat khususnya warga LDII PC Mekarsari Kabupaten Barito Kuala Minggu, 19 Pebruari 2017 melakukan kerja bakti memperbaiki jalan lingkungan yang mengalami kerusakan.  Sebab, beberapa titik jalan yang ada di wilayahnya itu sudah mengalami kerusakan parah dan sulit dilewati kendaraan bermotor. “Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi kecelakaan sekaligus memperdayakan warga dalam kebiasaan bergotong royong.  Dikatakan H.Poniran,SKM pihaknya mengimbau kepada warganya agar berhati-hati di saat kondisi cuaca seperti sekarang ini khususnya bagi masyarakat yang tinggal di handil dalam ditingkatkan kewaspadaannya. Salah satu antisipasinya yakni melakukan penambalan jalan dan memperbaikinya dengan gotong royong.

“Musim penghujan saat ini, kewaspadaan harus ditingkatkan. Dia sangat mengapresiasi adanya kekompakan masyarakatnya bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Baik itu para tokoh masyarakat maupun pemuda bersama-sama bekerja untuk swadaya memperbaiki jalan lingkungan yang rusak. “Kekompakan ini harus tetap dijaga, intinya jangan saling mengandalkan satu sama lainnya,” jelasnya.
Dari pemantauan aparat desa banyak warga yang melakukan perbaikan jalan lingkungan. “Tidak hanya bapak-bapak saja,  juga melibatkan para pemuda untuk ikut serta dalam perbaikan sarana lingkungan . Ini penting, karena kelak mereka adalah generasi bangsa ke depannya.