Minggu, 16 Desember 2012

MUSDA DPD LDII BARITO KUALA

Minggu, 16 Desember 2012 di Kecamatan Wanaraya, para pengurus LDII se- Kabupaten Barito Kuala mengadakan Musyawarah Daerah yang di adakan satu tahun sekali. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Dalam kesempatan tersebutdi bahas AD ART, Susunan Kepengurusan, Agenda Kegiatan kedepan. Hadir dalam acara MUSDA ini semua pengurus LDII se Kabupaten Barito Kuala dan Undangan  

FOTO BERSAMA PENGURUS LDII BARITO KUALA DENGAN DANREM 101/ANTASARI DAN DANDIM SE- KALIMANTAN SELATAN

Selesai mengikuti Acara Pembekalan Wawasan Kebangsaan, Para Pengurus LDII Kalimantan Selatan termasuk pengurus LDII Barito Kuala, mengadakan foto bersama.
Kegiatan ini di adakan di Banjarmasin, Tanggal 12 Oktober 2012.

LDII BARITO KUALA MENGHADIRI SOSIALISASI FORUM DISKUSI ORMAS DI MARABAHAN


Ketua LDII  bersama Unsur Kepemudaan LDII Barito Kuala, menghadiri kegiatan Forum Diskusi Organisasi Kemasyarakatan, pada tanggal 11 Desember 2012 yang di adakan di Aula Bahalap Marabahan.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut instansi dan Ormas- ormas terkait, yang berjumlah + 50 orang peserta.
Sebagai narasumber dari Kesbangpolinmas Propinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Daerah Kab.Barito Kuala. 
Forum ini sebagai wadah untuk saling memberikan informasi, serta mendiskusikan permasalahan yang ada dalam organisasi kemasyarakatan utamanya di wilayah kerja Kab.Barito Kuala.

Selasa, 11 Desember 2012

MUSDA V DPW KOTA BANJARMASIN 2012

Alhamdulillahi robbil alamin,  memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada hari ini, Sabtu, 7 Juli 2012, Pembukaan Musda V LDII Kota Banjarmasin Tahun 2012. 
Para Pengurus DPD LDII Kabupaten Barito Kuala dapat mengikuti kegiatan tersebut yang berlangsung secara tertib, aman dan lancar.senantiasa mendapatkan ridlo dan rohmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin ya robbal alamin.
Tema yang diambil pada kegiatan ini “Peningkatan Sumberdaya Manusia Profesional Religius Menuju Kota Banjarmasin Sejahtera, Maju dan Mandiri dengan Semangat Kayuh Baimbai”. Inilah cita-cita LDII, juga cita-cita seluruh masyarakat Banjarmasin.
LDII secara nasional memrogramkan kegiatan-kegiatan nyata. Di setiap pusat kegiatan diadakan program pembinaan generasi penerus sejak dini dengan target trisukses, yaitu ‘alim faqih, berakhlak mulia dan mandiri. 
Sasaran pembinaan ini adalah anak-anak usia caberawit (usia prasekolah dan SD), praremaja (usia SMP) dan remaja (usia SMA).
Pada tanggal 13 – 15 Juni 2102 yang lalu, LDII  mengadakan TOT Pendidikan Anak Usia Dini di Masjid Istiqlal Jakarta. Insya Allah tidak akan lama lagi sebanyak 3000 masjid yang dikelola LDII di seluruh nusantara akan ambil bagian dalam Program PAUD Berbasis Masjid yang dicanangkan Dewan Masjid Indonesia (DMI). 

Di tingkat nasional, pemerintah pusat telah aktif melibatkan LDII dalam pembangunan di berbagai sektor. Diantaranya yaitu: 
  1. Melalui Kementerian Agama RI, LDII telah diikutsertakan dalam pembahasan kerukunan antarumat beragama
  2. Melalui Kementerian Dalam Negeri, LDII juga telah diminta berpartisipasi dalam pembahasan kesatuan bangsa dan perlindungan masyarakat
  3. Melalui Kementerian Pertahanan dan Keamanan, LDII juga telah diikutsertakan dalam program dan workshop bela negara
  4. Dalam pembangunan kesehatan, Kementerian Kesehatan RI telah kongkrit membantu LDII dalam mewujudkan Pos Kesehatan Pesantren dan Musholla Sehat
  5. Kepolisian Negara Republik Indonesia juga telah mengikutsertakan LDII dalam penegakan keamanan dan ketertiban masyarakat
  6. Dan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup juga melibatkan LDII dalam gerakan penanaman pohon di seluruh Indonesia melalui program LDII Go Green
                                                              اَلْحَمْدُلِلّٰهِ جَزَاكُمُ اللّٰهُ خَيْرًا وَالسَّلَامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Minggu, 16 September 2012

Halal bi Halal Warga LDII Desa Sawahan Kec.Cerbon Kabupaten Barito Kuala


Bagi masyarakat Indonesia, Idul Fitri dan Halal bi Halal bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan dan mempercantik nuansa masing-masing. Maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, biasanya diadakan di sebuah tempat oleh sekelompok orang .
Pada perkembangannya, kegiatan ini ditiru oleh Ormas-Ormas Islam dengan nama Halal bi Halal. Kemudian ditiru juga oleh instansi-instansi tertentu termasuk menjadi agenda kegiatan organisasi LDII.  Kegiatan ini mulai ramai berkembang setelah pasca-Kemerdekaan RI. Dan biasanya dilaksanakan tidak hanya pada tanggal 1 Syawal saja, melainkan juga pada hari-hari berikutnya yang masih hangat dengan nuansa Idul Fitri. Dalam kesempatan yang baik ini yakni tanggal 24 Agustus 2012 bertempat di Mushola Desa Sawahan, sebagian warga LDII menggunakannya untuk bersilaturrahmi .
Halal bi Halal menjadi suatu aktivitas dengan saudaranya, meluruskan hubungan, melepaskan ikatan dosa dari saudaranya dengan jalan memaafkan, mencairkan hubungan yang beku sehingga menjadi harmonis, dan seterusnya. Kesemuanya ini merupakan tujuan diselenggarakannya Halal bi Halal.
Saling memaafkan dan menyambung tali silaturrahmi merupakan ajaran luhur dalam Islam. Bahkan secara tegas Allah Swt. akan melaknat orang yang memutuskan tali persaudaraan (QS. Muhammad: 22-23). Rasulullah juga menyabdakan yang artinya, "Tidak ada dosa yang pelakunya lebih layak untuk disegerakan hukumannya di dunia dan di akhirat daripada berbuat zalim dan memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ahmad dan al-Tirmidzi).
Betapa pentingnya memelihara hubungan persaudaraan
, LDII Barito Kuala menganjurkan untuk saling memelihara silaturrahmi sesuai dengan perintah  Allah dan Rasul-Nya . Kegiatan ini juga sangat banyak nilai positifnya bagi kehidupan duniawi. Rasulullah menyabdakan, "Siapa saja yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan pengaruhnya, maka sambunglah tali persaudaraan" (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Halal bi halal adalah salah satu bukti keluwesan ajaran Islam dalam implementasi nilai-nilai universalitasnya.