Minggu, 05 Oktober 2014

LDII KAB.BARITO KUALA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA QORBAN (IDUL ADHA) 2014/ 1435 H









SHOLAT IED DI MESJID




 MAKAN BERSAMA SETELAH SHOLAT IED



PARA JAGAL SEDANG MEMOTONG SAPI
























MASAK-MEMASAK KEPALA SAPI




SEMOGA IBADAH KITA DI BERIKAN BERKAH DAN DI GANTI YANG LEBIH BAIK OLEH ALLOH SWT,   AMIIIIIIIIIIIIIN.

Kamis, 02 Oktober 2014

MUSDA DPD LDII KABUPATEN BARITO KUALA 21 SEPTEMBER 2014

Musda DPD LDII Kab.Barito Kuala,
Hari Minggu, Tanggal 21 September 2014 di Marabahan
Dimulai jam 10.30 Wita s.d 12.30


Peserta dari:
Mandastana , Jelapat , Tamban , Mekarsari , Wanaraya , Marabahan , Cerbon  
Total Undangan : Sekitar 25 Orang
Susunan Acara:
1. Pembukaan Oleh sdr Sofyan, MT
2. Sambutan dan Pembekalan Oleh Dewan Pembina disampaikan oleh (Bpk. H. Darno)
- Meningkatkan Tugas dan fungsi yang diemban oleh pengurus organiasi.
- Menyikapi keberhasilan kegiatan organisasi.
- Pentingnya kegiatan Musda   
             


3. Sambutan Oleh Dewan Penasehat (Bpk. Kyai Singgih)
                -  Keberadaan LDII Barito Kuala
                -  Perkembangan Organisasi di Barito Kuala
                -  Keberhasilan Kegiatan Organisasi
4. Sambutan dan arahan serta membacakan hasil musyawaroh oleh Sekretaris DPD LDII Kab.Barito Kuala (Bpk H.Poniran, SKM)
5. Laporan – Laporan.
 - Dari Ketua Senkom Kab. Barito Kuala
- Dari Ketua Asad  Kab. Barito Kuala
- Dari Ketua PPG Kab. Barito Kuala
- Keuangan dan AD ART Organisasi
6.  Usulan dari PC dan PAC
7.  Pembahasan
8.  Kesimpulan
9.  Kesepakatan
10. Penutup
11. Do’a







Selasa, 26 Agustus 2014

MUSYAWARAH 5 UNSUR (PPG) KELOMPOK SAWAHAN

Add caption
Warga LDII PC Sawahan, berkumpul dalam rangka mencari solusi untuk peningkatan SDM para anak - anak dan remaja dalam menghadapi perubahan era globalisasi sekarang ini. 
Acara di adakan tanggal 21 Agustus 2014 jam 20.00 Wita di Barito Kuala.

Tujuannya adalah
 1.Memiliki Akhlaqul karimah (berkelakuan baik/budi luhur)
Salah satu misi Rosululloh adalah menyempurnakan akhlak yang mulia dan beliau sendiri telah menunjukkan keteladanannya kepada umatnya dengan akhlaqul karimah di dalam memimpin umat, menjalankan dan menyiarkan agama Alloh. Oleh sebab itu sudah selayaknya sebagai generasi penerus Muslim harus memiliki akhlaqul karimah dan menghindari su’ul khuluq (Akhlak yang jelek). Akhlak yang mulia adalah akhlaknya orang iman, akhlaknya ahli surga dan akhlak yang dicintai oleh Alloh. 

2.  Alim dan Faham agama (Faqih)


3.  Mempunyai ketrampilan untuk hidup mandiri


Generasi tua tentunya ingin meninggalkan generasi penerusnya dalam keadaan yang kuat, baik jasmani, rohani maupun ekonominya dan tidak ingin meninggalkan generasi penerusnya dalam keadaan yang lemah dan du’afa. Karena dengan dukungan ekonomi yang mantap, selain bisa untuk mencukupi keperluan hidupnya, urusan ibadah dan perjuangannya juga menjadi lebih lancar. Apalagi di zaman akhir seperti ini, baik urusan dunia maupun akhirat diperlukan biaya dan dana yang cukup banyak.